Keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat memiliki peran penting dalam pendidikan anak.  Perkembangan anak dipengaruhi oleh pengasuhan dalam keluarga selain faktor lingkungan dan satuan pendidikan, baik formal maupun non formal.


Menyadari hal ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah membentuk Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga di bawah Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat dengan tujuan untuk memperkuat kemitraan antara keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu menumbuhkan karakter dan budaya berprestasi peserta didik.



Dalam mendukung terlaksananya tujuan tersebut, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga telah mengembangkan program pembinaan dan bantuan bimbingan teknis Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga Pada Satuan Pendidikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten Kota.



Tanggal 27 – 29 April 2017, bertempat di hotel Sahid Manado, telah diadakan bimbingan teknis Pendidikan keluarga dengan mendatangkan dua orang fasilitator dan narasumber dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan dua orang narasumber dan fasilitator daerah. 



Bimtek yang dibuka oleh kepala dinas Pendidikan kabupaten Minahasa Utara, dr. Lily Lengkong, M.Kes., diikuti oleh peserta dari unsur pimpinan /kepala KB/TK, SD, SMP, PKBM, LKP, SKB, Pengawas PAUD/SD/ SMP, Forum PKBM, IGTKI dan dewan Pendidikan kabupaten Minahasa Utara. Pada sambutannya, kepala dinas menyatakan menyambut baik adanya bimbingan teknis ini diadakan untuk satuan pendidikan di kabupaten Minahasa Utara.  Beliau menilai moralitas anak didik saat ini perlu kembali ditingkatkan di mana terasa ada penurunan. Lebih lanjut beliau mengatakan “sebagai contoh rasa hormat anak didik kepada guru dan orang yang lebih tua dibandingkan dengan pada tahun-tahun yang lalu terasa makin menurun sehingga perlu kembali ditingkatkan”.



Menurut Adi Sutrisno M.Pd. kepala seksi pendampingan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, kegiatan bimbingan teknis ini bertujuan untuk dapat meningkatkan kapasitas kepala satuan pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan keluarga di satuan pendidikan masing-masing.  Lebih lanjut Adi Sutrisno berharap selepas dari Bimbingan teknis ini, para kepala satuan pendidikan akan dapat menyelenggarakan layanan pendidikan keluarga dengan lebih baik.

Harschel Najoan, S.E., ketua LKP Pelita Klabat yang juga salah satu narasumber/fasilitator  daerah mengatakan bahwa setelah bimtek ini, direncanakan bulan Mei nanti akan ada sosialisasi yang akan diikuti oleh sekitar 200 satuan pendidikan di kabupaten Minahasa Utara. Hal itu diakan oleh Adeleida Tewuh, S.Psi., yang juga salah satu narasumber/fasilitator daerah. Pada kegiatan sosialisasi nanti tentunya para narasumber daerah dan juga para pimpinan satuan pendidikan yang telah mengikuti bimtek diharapkan akan ikut berperan, tutupnya.